RSS Feed

Assalamu'alaikum "Sugeng Rawuh" To My Blog "Narti"

Selasa, 26 Juli 2011

Mencintai allah



Sesungguhnya tidaklah bisa dipisahkan antara kecintaan (mahabbah) seseorang kepada Allah swt dengan keimanan (percaya) kepada-Nya. Bahkan syarat dari keimanan seseorang kepada-Nya adalah memberikan cintanya kepada-Nya dengan tulus dan sepenuhnya diatas kecintaannya kepada selainnya, sebagaimana disebutkan didalam firman-Nya :

Artinya : “Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah Amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (QS. Al Baqoroh : 165)

Tentang makna وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ (Dan orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah), Ibnu Katsir mengatakan bahwa kecintaan mereka (orang-orang beriman) kepada Allah, bentuk kesempurnaan ma’rifat (pengenalan) mereka kepada-Nya, pengesaan mereka kepada-Nya adalah mereka tidak menyekutukan Allah swt dengan sesuatu akan tetapi mereka menyembah-Nya saja, bertawakal kepada-Nya serta mengembalikan segala permasalahan mereka kepada-Nya. (Tafsir al Qur’an al Azhim juz I hal 476)

Firman Allah lainnya :

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya.” (QS. Al Maidah : 54)

Serta sabda Rasulullah saw,”Tiga perkara jika itu ada pada seseorang maka ia akan merasakan manisnya iman; orang yang mana Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya, mencintai seseorang yang ia tidak mencintainya kecuali karena Allah, dan benci untuk kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran tersebut sebagaimana ia benci untuk masuk neraka." (HR. Bukhori dan Muslim)
Markaz al Fatwa didalam penjelasannya tentang hadits diatas menyebutkan bahwa untuk menyempurnakan kecintaan seseorang kepada Allah dan menjadikannya lebih diutamakan dari kecintaan kepada yang lainnya maka menuntut pula disempurnakannya beberapa perkara berikut :

1. Keyakinan seseorang bahwa Allah swt yang mengadakan diri orang itu dari sebelumnya tidak ada, menyempurnakan nikmat-Nya kepada dirinya baik nikmat lahir maupun batin, sebagaimana firman-Nya :

Artinya : “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl : 18)


2. Memikirkan tentang kerajaan langit dan bumi, kebesaran ciptaan-ciptaan-Nya yang menunjukkan keagungan keagungan Sang Penciptanya dan Yang Mengadakan segala sesuatu didalamnya.

3. Mentadabburi (merenungi) nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang menunjukkan kasih sayang dan kebaikan-Nya, ilmu dan kemuliaan-Nya, kelembutan kepada hamba-hamba-Nya. sesungguhnya merenungi sifat-sifat ini mewariskan kecintan dan pengagungan Allah swt didalam hati.

4. Mengetahui bahwa segala sesuatu yang dicintai di dunia, seperti : diri sendiri, keluarga atau harta sesungguhnya berasal dari kemuliaan Sang Pemberi Nikmat yang besar, yaitu Allah swt maka mencintai Allah swt lebih utama dan didahulukan daripada mencintai segala yang dicintainya.

5. Meyakini dengan sempurna bahwa tidaklah sempurna keimanan seseorang kecuali dengan mengedepankan kecintaannya kepada Allah swt diatas segala kecintaannya terhadap segala sesuatu di dunia.

6. Berdoa kepada Allah swt bahwa Dia lah yang memberikan rezeki cinta-Nya kepadamu lalu Dia juga yang menjadikan kecintaanmu kepada-Nya lebih diutamakan diatas segala kecintaan terhadap yang lainnya. Diriwayatkan dari Daud as bahwa dia berdoa
Yang Artinya : “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kecintaan-Mu, dan kecintaan orang yang mencintai-Mu, serta amalan yang menyampaikanku kepada kecintaan-Mu. Ya Allah, jadikanlah kecintaanMu lebih aku cintai daripada diriku, keluargaku serta air dingin.”

Doa ini meski sanadnya lemah yang diriwayatkan oleh Tirmidzi namun tidak mengapa digunakan untuk berdoa. (Markaz al Fatwa, Fatwa No. 22296)


Sumber : Google.com
http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/mencintai-dan-mengesakan-allah.htm

Read More......

PENGERTIAN PUASA

Secara bahasa al-shiyâm, al-shaum, puasa, berarti menahan, al-imsâk. Seperti firman Allah yang mengisahkan Maryam: “Aku bernadzar puasa kepada Tuhan yang Pemurah” (QS. Maryam/19: 26). Al-shau, puasa, di sini berarti menahan bicara, diam.Adapun puasa dalam pengertian terminologi agama adalah menahan diri dari makan, minum dan semua perkara yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, dengan syarat-syarat tertentu.Sebagian ulama mendefinisikannya sebagai: “penahanan diri dari syahwat perut dan syahwat kelamin sepanjang hari disertai niat sebelum fajar selain waktu haid, nifas, dan hari-hari raya”.

Puasa Ramadhn mulai diwajibkan pada bulan Sya’ban, tahun kedua Hijriyah.

Puasa dalam al-Qur’anAllah berfirman dalam Al-Quran:“Hai orang-orang yang beriman, diwajibakan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. (Yaitu) dalam beberapa hari tertentu. Maka barang siapa

diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Beberapa hari yang di tentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya di turunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang di tinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu, dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaknya kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang di berikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku (Allah) dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a, apabila ia memohon do’a kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 183-187)Dalam ayat tersebut kita dapat melihat dengan jelas bahwa puasa telah diwajibkan kepada umat Islam sebagaimana telah diwajibkan kepada pemeluk ajaran-ajaran terdahulu dan umat-umat sebelum Islam. Ayat-ayat di atas juga menjelaskan hasil yang akan diraih dari pelaksanaan ibadah ini serta hikmah yang terkandung di dalamnya.

Hikmah PuasaSebagian hikmah puasa bisa dilihat dalam firman Allah yang artinya: “agar kamu bertakwa.”Puasa tidak diwajibkan sepanjang tahun, juga tidak dalam waktu yang sebentar melainkan pada hari-hari yang terbatas, yaitu hari-hari bulan Ramadan, dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Karena, jika puasa diwajibkan secara terus menerus sepanjang tahun atau sehari semalam tanpa henti, tentu akan memberatkan. Begitu pula jika hanya untuk waktu separuh hari, tentu tak akan memiliki pengaruh apa-apa, akan tetapi puasa diwajibkan untuk waktu sepanjang hari mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, dan dalam hari-hari yang telah ditentukan.Selain keringanan dalam masalah waktu, Allah juga membuktikan kasih sayang-Nya kepada hamba dengan memberikan keringanan-keringanan yang lain, di antaranya: orang sakit (yang membahayakan dirinya jika berpuasa) dan orang yang dalam perjalanan jauh (yang memberatkan dirinya jika melaksanakan puasa) diperbolehkan untuk berbuka dan menggantinya pada hari yang lain, sesuai dengan jumlah puasa yang ia tinggalkan.

Dengan kalam-Nya Allah telah menegaskan kepada manusia keutamaan puasa di bulan suci Ramadhan sebagai bulan keberkahan, di mana Allah memberikan nikmat sekaligus mukjizat yang begitu agung kepada hamba-Nya, berupa turunnya al-Qur’an.

Ayat-ayat al-Qur’an juga menjelaskan betapa Tuhan begitu dekat dengan hambanya, Ia selalu menjawab do’a mereka di mana dan kapan pun mereka berada, tidak ada pemisah antara keduanya. Maka sudah selayaknya bagi seorang muslim, untuk selalu berdo’a, memohon ampun kepada Tuhannya, beribadah dengan ikhlas, beriman, dan tidak menyekutukan-Nya, dengan harapan Allah akan mengabulkan semua do’a dan permintaannya.

Diriwayatkan bahwa sekumpulan orang pedalaman bertanya kepada Nabi saw: “Wahai Muhammad! Apakah Tuhan kita dekat, sehingga kami bermunajat (mengadu dan berdoa dalam kelirihan) kepada-Nya, ataukah Ia jauh sehingga kami menyeru (mengadu dan berdoa dengan suara lantang) kepada-Nya?” Turunlah ayat: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. (QS. al-Baqarah/2: 186)

Allah telah memberikan beberapa pengecualian bagi umat Muhammad dalam menjalankan ibadah puasa, seperti dibolehkannya seorang suami untuk memberikan nafkah batin kepada isterinya pada malam bulan Ramadhan, kecuali pada waktu I’tikaf di masjid, karena waktu tersebut adalah waktu di mana manusia seharusnya mendekatkan diri kepada Allah, tanpa disibukkan dengan perkara yang lain. HIKMAH PUASA
(Beberapa Atribut dan Hikmah Bulan Suci Ramadhan)Marhaban ya Ramadhan
Ramadhan adalah bulan disyari’atkannya puasa, yang merupakan salah satu dari rukun Islam, sebagaimana firman Allah SWT:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atasa orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa” [al-Baqarah:183]Puasa telah dilaksanakan sejak lama sebelum Nabi Muhammad SAW menerima wahyu puasa. Dalam sejarah agama-agama besar, puasa sudah tidak asing lagi.Universalitas puasa bisa dimengerti karena esensi dari puasa itu sendiri bukannya “mengerjakan” melainkan “menahan diri”, yakni menahan diri dari makan dan minum, tidak melakukan seksualitas di siang hari serta menghindari sikap hewani yang merusak. Dianjurkan pula ibadah pada malam harinya untuk beribadah (qiyamullail). Karena sesungguhnya bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia, sumber segala rahmat dan kebaikan. Allah memberi keberkahan dan maghfirah. Para Malaikat turun untuk ikut memanjatkan do’a dan pujian agar manusia memperoleh ampunan. Semua pintu kebaikan dibuka lebar-lebar serta semua setan “dibelenggu.” Rasulullah mengkhususkan bulan ini sebagai bulan untuk beribadah melampaui bulan-bulan lainnya. Demikian juga para sahabat, mereka saling bergegas dalam amal-amal kebaikan semata-mata mengharap ridha Allah SWT.

Hikmah Ramadhan

Selain posisi istimewa di sisi Allah SWT yang diperoleh oleh seorang mukmin yang berpuasa, hikmah dari puasa juga teramat besar. Baik hikmah rohani maupun jasmani, baik terhadap diri pribadi maupun kepada masyarakat luas.

Ramadhan juga sebagai syahrul ibadah (bulan ibadah) dimana terdapat nilai ibadah yang tinggi serta semangat beribadah yang tinggi. Selain itu juga sebagai “Syahrul Fath” (bulan kemenangan). Umat Islam memperoleh kemenangan dalam “perang kecil”, perang Badar. Bisa dikatakan juga sebagai “Syahrul Huda” (bulan petunjuk) karena pada bulan Ramadhanlah turunnya petunjuk kehidupan yaitu al-Quran pada pertama kalinya. Selain itu bulan Ramadhan juga disebut sebagai “Syahrul Ghufran” (bulan penuh ampunan). Pada bulan ini, dimudahkan pintu pengampunan dan pembebasan dari api neraka. Sebagai “Syahrus Salam” (bulan keselamatan), bulan Ramadhan adalah bulan yang mengandung nilai-nilai edukatif yang dapat menciptakan keselamatan, kesejahteraan dan kedamaian bagi umat manusia. Dan yang terakhir adalah sebagai “Syahrul Jihad” (bulan perjuangan). Pada bulan ini, manusia dihadapkan pada perjuangan yang amat besar. Mereka menahan diri dari perbuatan yang biasa diperbuat, selain menahan diri dari “ritualitas” makan dan minum sebagai kebutuhan primer sejak fajar sampai terbenamnya matahari. Dan kalau sudah berbuka, dianjurkan untuk menahan diri dari makan dan minum yang berlebihan bahkan dianjurkan untuk membatasinya. Upaya ini merupakan cara untuk memelihara kesehatan jasmani. Bukankah masalah perut (makan dan minum) juga pemicu timbulnya penyakit jiwa? Begitulah kira-kira apa yang dikatakan para sufi.Membersihkan jasmani danrohani.
Sumber : http://raudhoh.wordpress.com/2007/10/05/pengertian-puasa/

Read More......

Minggu, 12 Juni 2011

Sepuluh Tempat Terindah Mengagumkan Di dunia

ini mungkin tempat-tempat terindah dan terspektakuler yang sangat jarang dilihat sebelumnya.
1.Disuatu Tempat DiPuncak Dunia

2.Cahaya Misterius Di Utara


3.Benteng Chittogarh,India

4.Desa Warna-Warni


5.College the Falayfield


6.Sebuah Kota Diatas Awan

7.Massif De La Chartreuse


8.Rekreasi Di Ujung Dunia

9.Sebuah Kota Di Dalam Gunung


10.Gunung Tungurahua,Ekuador


Sumber : Google.com

Read More......

Wanita Muslimah penghuni Surga

Dari Atho’ bin Abi Rabah, dia berkata, Ibnu Abbas pernah bertanya kepadaku, “Maukah aku perlihatkan kepadamu salah seorang wanita penghuni Surga?” ‘ Tentu,” jawabku. Dia pun berkata, “Wanita berkulit hitam ini pernah datang kepada Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Aku menderita penyakit ayan (epilepsi), dan (ketika kambuh) aku membuka (auratku). Jadi, berdoalah kepada Allah agar aku bisa sembuh.” Beliau lantas bersabda, “Jika engkau mau, engkau bisa bersabar dan engkau berhak mendapatkan Surga. Dan jika engkau mau, aku bisa berdoa kepada Allah agar Dia berkenan menyembuhkanmu.” Wanita itu menjawab, “Aku akan bersabar.” ‘ Tetapi, lanjutnya, (ketika kambuh) aku membuka (auratku). Jadi, berdoalah kepada Allah agar aku tidak membuka (auratku ketika kambuh).” Lalu beliau pun berdoa untuknya.” (HR. Bukhari).
Penjelasan Hadits:

Betapa tingginya kedudukan yang bisa dicapai oleh cobaan yang ada di dalam Hadits ini. Penyakit ayan (epilepsi) diderita oleh wanita muslimah ini, sementara di hadapannya ada Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam yang sedang menawarkan kepadanya untuk berdoa memohonkan kesembuhannya atau menjanjikan Surga untuknya bilamana ia mau bersabar. Kemudian ia lebih suka memilih cobaan dari pada kesembuhan. Bukankah hal ini merupakan sebuah pelipur lara bagi setiap wanita yang menderita suatu penyakit, lalu dia mau bersabar, ridha, dan mengharap pahala dari Allah dengan harapan memperoleh balasan Surga?!

Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam mendoakan wanita itu agar tidak membuka auratnya ketika kambuh. Dan sebenarnya beliau tidak menolak untuk mendoakan kesembuhannya, sementara wanita itu pun tahu bahwa doa beliau pasti dikabulkan. Akan tetapi, dia lebih suka memilih bersabar terhadap penyakitnya dari pada sembuh dari penyakit itu. Setelah mengetahui hal ini bagaimana mungkin seorang wanita merasa tersiksa dengan suatu penyakit atau cobaan lainnya? Tahukah balasan apakah yang menantinya bilamana dia mau bersabar dan rela terhadap cobaan itu?

“Maukah aku perlihatkan kepadamu salah seorang wanita penghuni Surga?” Ungkapan yang keluar dari Abdullah bin Abbas ini mengisyaratkan tiga hal:

Keyakinan bahwa wanita ini adalah salah satu penghuni Surga, karena adanya berita gembira yang disampaikan oleh Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam kepadanya.
Penghormatan kepada wanita itu, dan kekaguman kepada pilihannya. Hal itu tampak jelas pada ajakan yang ditawarkan oleh Ibnu Abbas kepada Atho’ bin Abi Rabah, “Maukah aku perlihatkan kepadamu…”
Respon positif yang langsung diberikan oleh Atho’ dan persetujuannya untuk melihat wanita itu dengan mengatakan, “Tentu” mengisyaratkan pentingnya ajakan yang ditawarkan oleh Ibnu Abbas itu.

Kita tidak melewatkan keinginan kuat untuk menutup aurat yang terdapat di dalam permohonan yang diajukan oleh wanita itu kepada Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, agar beliau mendoakannya untuk tetap menutup auratnya. Sebab, dia selalu membuka auratnya ketika penyakit epilepsinya kambuh. Artinya, dia lebih memilih didoakan agar dia tetap menutup auratnya ketika penyakitnya kambuh daripada meminta didoakan untuk sembuh dari penyakit itu. Dan ini memberikan pelajaran berharga bagi wanita-wanita masa kini dan putri-putrinya yang suka membuka auratnya secara sadar. Mereka bahwa sangat berlebihan dalam membuka auratnya ketika berdandan. Mereka tidak takut sama sekali terhadap adzab dan siksa Allah.

Padahal Nabi pernah bersabda,

“Wanita-wanita itu tidak akan masuk Surga, dan bahkan tidak akan menemukan aroma Surga. Padahal aromanya bisa ditemukan dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Bandingkan antara wanita-wanita yang tidak mau bersabar terhadap penyakit yang mereka derita dengan wanita yang mau bersabar terhadap penyakit epilepsi yang dideritanya. Akankah mereka tahan terhadap api Neraka Jahannam? Adakah harapan Surga bagi mereka?

Ada satu pelajaran yang tersisa di dalam isyarat yang ditunjukkan oleh Ibnu Abbas ke arah wanita agung ini dengan ucapan, “wanita berkulit hitam ini”. Hal ini mengingatkan kita pada Hadits Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, yang berbunyi,

“Sesungguhnya Allah tidak memandang bentuk fisik dan harta benda kalian, tetapi Dia memandang hati dan amal perbuatan kalian.” (HR. Muslim)

Dus, jangan terpesona oleh kecantikan wajah dan kemolekan tubuh seorang gadis, bilamana amal perbuatannya tidak shalih. Jangan pernah mengandalkan keindahan fisik seorang wanita, bilamana hatinya tidak ikhlas kepada Allah.

Wanita yang berkulit hitam ini adalah salah satu penghuni Surga. Yaitu Surga yang akan membuatnya berada dalam kondisi fisik yang paling indah. Sedangkan wanita cantik yang suka berbuat maksiat di dunia jika tidak diterima taubatnya oleh Allah, maka Neraka akan membuat wajahnya hangus dan hitam legam.

Itulah beberapa pelajaran berharga yang bisa kita petik dari Hadits Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam tersebut. Yaitu beberapa pelajaran yang bisa membuat wanita muslimah sabar dalam menghadapi setiap cobaan dan menerimanya dengan lapang dada, konsiaten dalam menutup aurat, membekali diri dengan keikhlasan dan amal shalih, serta tidak mengandalkan kecantikan wajah dan kemolekan tubuhnya.

Disalin dari buku “Aku Tersanjung” (Kumpulan Hadits-hadits Pemberdayaan Wanita dari Kitab Shahih Bukhari & Muslim Berikut Penjelasannya), Karya Muhammad Rasyid al-Uwayyid.

SUMBER : http://wimakassar.org/wp/2011/02/26/wanita-penghuni-surga/

Read More......

Kata-kata Mutiara Islami "Cinta"

Kata cinta, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, merupakan wakil dari perasaan kasih, sayang, atau rindu yang sangat dalam. Namun dalam konteks atau kadar kalimat tertentu, ia bisa juga mewakili perasaan sedih.

Cinta adalah salah satu sumber kekuatan unik dalam diri manusia. Ia menjadi tenaga penggerak hati dan jiwa yang akan menghasilkan sikap, perbuatan dan perilaku. Cinta bisa seperti yang terurai dalam sebait sajak dari film laris indonesia, Ketika Cinta Bertasbih:

Cinta adalah kekuatan yg mampu
mengubah duri jadi mawar
mengubah cuka jadi anggur
mengubah sedih jadi riang
mengubah amarah jadi ramah
mengubah musibah jadi muhibah.
Namun demikian, cinta pun bisa menghasilkan perubahan yang sebaliknya: mengubah mawar menjadi duri, dan seterusnya.

Hal yang demikian bisa terjadi karena cinta bersemayam di dalam hati yang bersifat labil. Seperti sabda Rasulullah saw. hati itu bersifat gampang terbolak-balik bagaikan bulu yang terombang-ambing oleh angin yang berputar-putar. Sebagaimana amal-amal dan perilaku kita yang senantiasa bersumber dari niat dan motivasi di dalam hati, maka cinta pun bisa mewujud dengan dasar niat yang beraneka rupa. Ada cinta yang tulus, penuh kerelaan. Namun ada pula cinta yang penuh duri dan racun. Ada cinta yang merupakan buah keimanan dan ketaqwaan. Namun ada pula cinta yang berlandaskan nafsu hina.


Bagi seorang muslim dan beriman, cnta terbesar dan cinta hakiki ialah cinta kepada Allah. Bentuk cinta dapat kita wujudkan dalam berbagai rupa tanpa batas ruang dan waktu dan kepada siapa atau apa saja asalkan semuanya bersumber dari kecintaan kita kepada Allah dan karena menggapai ridha-Nya.

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (Al-Baqarah: 165)

Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (ikutilah Muhammad saw.), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. (Ali Imran: 31)

“Tali iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.” (HR. At Tirmidzi)

Kata-kata mutiara tentang cinta.

Agar cinta tidak menjerumuskan kita ke dalam lubang kehinaan, ada baiknya kita mengambil hikmah dari sumber-sumber islam dan perkataan para ulama berikut ini.

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.


Hamka

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.

Hamka

Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.

Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)

Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.

Salman al Farisi (Az Zuhd, Imam Ahmad)

Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya.

Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)

Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.

Ali bin Abi Thalib

Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.

A’idh Al-Qorni

Demikianlah beberapa kutipan dari sedikit tokoh-tokoh islam yang semoga bisa kita ambil hikmahnya. Semoga Allah memudahkan saya untuk menambah koleksi ini dan memberikan manfaat kepada pembacanya.
Sumber : http://blog.al-habib.info/id/kata-mutiara-islami-tentang-cinta/

Read More......

Minggu, 17 April 2011

Personil sm*sh



RAFAEL LANDRY TANUBRATA

Nama : Rafael Landry Tanubrata
Lahir : 16 November 1986, Garut
Zodiac : Scorpio
Penyanyi Favorit : Mulan Jameela
Studi : Univ. Maranatha
Lagu favorit : If You’re Not the One, Daniel Bedingfield
Jajanan favorit : Jajanan pasar
Impian sukses : Jadi seorang entertainer yang melegenda dan menjadi panutan banyak orang
Pertama kali on stage : Nyanyi di Gereja
Tidak disukai : Kaca yang retak

RANGGA DEWAMOELA SOEKARTA
Lahir : 6 Januari 1988, Voorburg, Belanda
Zodiac : Capricorn
Penyanyi Favorit : Stevie Wonder
Studi : Fakultas Hukum, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung
Lagu Favorit : Because of You, Keith Martin
Jajanan favorit : French Fries
Impian sukses : Membahagiakan dan membuat bangga orang tua
Pertama kali on stage : Lomba Nyanyi antar SD
Artis cewek favorit : Beyonce, Agnes Monica
Tidak disukai : Dibohongin dan Udara Panas


MORGAN OEY
Lahir : 25 Mei 1990, Singkawang, Kalimantan Barat
Zodiac : Gemini <<>
Penyanyi Favorit : Justin Timberlake, Rihanna, Christina Aguilera
Studi : Information&Technology, Universitas Bina Nusantara, Jakarta
Lagu Favorit : Breathless, Shayne Ward
Jajanan favorit : French Fries
Impian sukses : Membawa keluarga jalan-jalan keliling dunia
Pertama kali on stage : Indonesian Idol Audition
Artis cewek favorit : Sandra Dewi
Tidak disukai : Dikekang dan dibohongi

DICKY MUHAMMAD PRASETYA
Lahir : 18 Juni 1993, Bandung
Zodiac : Gemini
Penyanyi Favorit : Stevie Wonder
Studi : SMA BPI 1, Bandung
Lagu Favorit : Semua lagu 2NE1 dan Lady Gaga
Jajanan favorit : Jajanan yang pedas
Impian sukses : Pengen dikenal dan diterima masyarakat
Pertama kali on stage : Pentas Budaya TMII
Artis cewek favorit : Rihanna
Tidak disukai : Dibohongi

BISMA KARISMA
Lahir : 27 November 1990 Bandung
Zodiac : Sagitarius
Penyanyi Favorit : Jason Mraz, Chris Brown, Hyun Ah
Lagu Favorit : Semua lagu yang enak buat dinyanyiin
Jajanan favorit : Cuankie, pecel, ice chocolate, teh manis
Impian sukses : Jadi musisi dan sutradara
Pertama kali on stage : Puma Ground Zero
Artis cewek favorit : Poppy Sovia, Zoey Deschanel
Tidak disukai : Kedinginan, debu, dibohongi, dan basa basi

M. REZA ANUGRAH
Lahir : 21 Maret 1994, Kendari, Sulawesi Tenggara
Zodiac : Aries
Penyanyi Favorit : Ne Yo
Studi : SMAN 6, Bandung
Lagu Favorit : Nothin on You, Keith Martin
Jajanan favorit : Siomay
Impian sukses : Maju sampai go international dengan SMASH dan bisa bawa orang tua naik haji.
Pertama kali on stage : Kid’s Choice Award Nickelodeon
Artis cewek favorit : Sandara 2NE1, Katy Perry, Agnes Monica
Tidak disukai : Diselingkuhi


M. ILHAM FAUZI
Lahir : 29 Agustus 1995, Kendari, Sulawesi Tenggara
Zodiac : Virgo
Penyanyi Favorit : Gita Gutawa, Hayley Nichole Williams
Studi : SMAN 1, Bandung
Lagu Favorit : That’s What You Get – Paramore
Jajanan favorit : French Fries khas SMAN1 dan chicken katsu
Impian sukses : Pengen jadi anak shaleh untuk orang tua dan bisa terkenal, pengen bikin video klip dengan Hayley Nichole Williams
Pertama kali on stage : Kid’s Choice Award Nickelodeon
Artis cewek favorit : Putri Titian
Tidak disukai : Menunggu


sumber:google.com

Read More......

Senin, 28 Februari 2011

MEMBUAT HOTSPOT DI LAPANGAN BASKET SMK N 1 CILACAP

ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN

Bahan yang diperlukan :
1. Kabel UTP kurang lebih 35 meter
2. TL-WR543G 54M Router Wireless LAN Access Point 1 buah
3. Konektor RJ-45 2 buah
4. Klem kabel + paku kurang lebih 70 buah

Alat yang diperlukan :
1. Seperangkat Tool Box
2. Tester RJ-45

Langkah-langkah Membuat Hotspot

Pembangunan Hotspot ini dilaksanakan di SMKN 1 Cilacap dan akan di pasang di satu tempat yang belum terjangkau atau kurang terjangkau sinyal wi-fi yaitu di lapangan basket agar bagian itu bisa terjangkau sinyal Hotspot dan penggunanya bisa lebih banyak karena jika di pasang sinyalnya sanggup menjangkau hingga 26 ruang kelas teori dan ruang praktek.

AP yang akan digunakan adalah TP-Link TL-WR543G 54M Router Wireless LAN karena proses penyetingannya cukup mudah di lakukan, disamping itu harganya lebih terjangkau dibanding dengan AP yang lainnya.
Untuk akses internet akan menggunakan dijadikan akses Client Router dari Access Point “SMKN1 Cilacap Taman”.
Berikut adalah langkah-langkah memasang perangkat hotspot:
1.Sambung kabel UTP yang sudah di crimping dengan RJ-45 dari AP SMKN1 Cilacap Taman ke lokasi AP yang akan dibuat secara cermat dan rapi.
2.Klem kabel tiap 0.5 meter atau secukupnya.
3.Pasang AP
4.Setting konfigurasi AP sebagai berikut :

Ganti IP Laptop 192.168.1.1
Masuk Browser ketikkan 192.168.1.1
Lalu isi Username : admin
Lalu isi Password : admin
Lalu masuk ke Network
Pilih LAN
IP LAN : 192.168.28.1
Subnet Mask : 255.255.255.0

Pilih WAN
WAN Connection Type diganti : Static IP
IP Address : 192.168.111.7 ( harus sesuai IP WAN AP SMK NEgeri 1 Taman )
Subnet Mask : 255.255.255.240
Default Gateway : 192.168.111.1 ( harus sesuai IP WAN AP SMK NEgeri 1 Taman )
Primary DNS : 192.168.111.1 ( harus sesuai IP WAN AP SMK NEgeri 1 Taman )
Kembali masuk browser ketikkan 192.168.28.1
Pada Operation Mode pilih : AP Client Router
Klik Site Survey
Cari "SMK Negeri 1 Cilacap Taman",lalu connect-kan.
Lalu save.
Ping ke cmd
ping IP komputer : 192.168.28.5
ping IP LAN
ping IP WAN
ping TP_LINK SMKN1Taman
ping google.com
Apabila reply dengan baik, maka konfigurasi berhasil.

Read More......